JAKARTA – Perusahaan pengembang teknologi autopilot (self-driving) di Amerika Serikat, Waymo mengumumkan pemangkasan terhadap 137 karyawan pada putaran kedua di tahun ini.
Sebelumnya, Waymo telah melakukan pemberhentian terhadap 72 karyawannya. Sehingga total pemangkasan yang dilakukan Waymo di tahun ini mencapai 8% atau berdampak pada 209 tenaga kerjanya.
BACA JUGA:
Dalam pernyataannya yang dilansir dari Reuters, di Jakarta, Jumat (3/3/2023), Waymo telah menghilangkan beberapa peran teknik (engineering roles) untuk fokus pada kesuksesan komersialnya.
PHK di Waymo adalah bagian dari tren pemangkasan tenaga kerja di industri otomotif dan teknologi. Waymo pun kemudian menyusul Rivian Automotive Inc (RIVN.O), General Motors Co (GM.N) dan Meta Platforms Inc (META.O) yang telah lebih dulu melakukan pemangkasan.