JAKARTA – Laba PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) mengalami kenaikan 103,03% sepanjang tahun 2022. Laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp94,82 miliar atau naik 103,03% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp46,70 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga naik sebesar 7,43% menjadi Rp1,88 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp1,75 triliun. Melansir laporan keuangan, penjualan semen kantong tercatat sebesar Rp1,62 triliun, penjualan semen curah sebesar Rp277,64 miliar, dan penjualan mortar sebesar Rp14,31 juta.
Sementara itu, pendapatan dari jasa angkutan tercatat sebesar Rp1,86 miliar, penjualan white clay kepada PT Pupuk Sriwijaya tercatat sebesar Rp31,81 miliar, dan pendapatan lainnya sebesar Rp3,09 juta.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan SMBR tercatat sebesar Rp1,03 triliun, naik dari sebelumnya sebesar Rp975,52 miliar. Serta, beban usaha perseroan tercatat sebesar Rp581,42 miliar. Dengan rincian, beban penjualan sebesar Rp327,59 miliar, beban umum dan administrasi sebesar Rp259,40 miliar, dan beban operasi lainnya sebesar Rp5,58 miliar.
Hingga akhir Desember 2022, total nilai aset SMBR tercatat sebesar Rp5,21 triliun atau susut 1,15% dari posisi akhir 2021 yang sebesar Rp5,27 triliun. Adapun, liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp2,12 triliun dan ekuitas sebesar Rp3,08 triliun.