JAKARTA – Bisnis jasa semir sepatu kini semakin redup. Penjual jasa semir sepatu di New York semakin sulit mempertahankan bisnis. Mereka mengatakan bekerja di rumah semasa pandemi telah mengurangi langkah kaki di stasiun kereta.
Pasca pandemi, orang-orang yang kembali ke kantor lebih banyak mengenakan sepatu yang tidak terlalu formal. Melansir VOA, Jumat (17/3/2023), di stasiun kereta Penn di kota New York terdapat toko yang menjual jasa reparasi sepatu dan semir sepatu, Penn Station Shoe Repair and Shoe Shine.
Sebagian dari laki-laki yang banyak lalu lalang di sana singgah ke toko itu, naik ke kursi yang tersedia, membaca koran dan telepon, membiarkan penyemir bekerja, membersihkan dan menyemir sepatu mereka.
Orang-orang berpakaian santai maupun berjas menyempatkan diri menggunakan jasa semir sepatu. Setelah sepatu mengilat, mereka membayar tunai USD8 di kasir yang pada mejanya tertera tulisan "Kami bukan Tuhan, tetapi kami menyelamatkan sol."
Rory Heenan adalah seorang akuntan di Philadelphia. Sewaktu kecil dulu, sebulan sekali, setiap Jumat, ia ikut ayahnya ke kantor dan naik kereta. Ayahnya selalu menyempatkan diri untuk duduk di kursi tinggi dan membiarkan sepatunya disemir.
“Saya hanya akan duduk di sini sebagai anak kecil, mengamati. Dan sekarang, 30 tahun kemudian, saya melakukan hal yang sama. Jadi, itu pasti sesuatu yang diwariskan dari waktu ke waktu,” jelasnya.