Sebelumnya, FDIC mengakui staf pengawasnya tidak cukup memadai untuk melakukan tugas dalam mengawasi bank secara menyeluruh.
Hal itu pun disebut sebagai salah satu faktor pendorong kegagalan bank - bank besar AS.
Sejak 2020, rata-rata 40% posisi di staf pengawas bank besar FDIC di wilayah New York kosong atau diisi oleh karyawan sementara, berdasarkan laporan itu.
“FDIC juga seharusnya dapat meningkatkan tindakan pengawasan lebih cepat, konsisten dengan konsep pengawasan forward-looking yang dimiliki Divisi Pengawasan Manajemen Risiko,” bebernya.
Seiring dengan pengetatan pengawasan, Regulator disebut tengah bersiap untuk menutup First Republic yang berbasis di San Francisco. Hal tersebut terjadi karena deposan telah menarik USD100 miliar dari rekening di bank dalam kepanikan yang dipicu oleh kegagalan SVB dan Signature, yang membahayakan kelangsungan bank tersebut.
(Zuhirna Wulan Dilla)