Selain dividen, sebesar Rp397,94 miliar laba bersih TLDN tahun buku 2022 dialokasikan sebagai laba ditahan dan sebesar Rp1 miliar dimasukkan dalam dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 25 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.
“Hal ini merupakan salah satu upaya kami untuk secara konsisten menjalankan prinsip-prinsip good governance. Sejalan dengan itu, kami pun berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas yang selaras dengan aspek keberlanjutan. Dengan demikian ke depan harapannya TLDN dapat terus memberikan hasil yang optimal kepada para stakeholders,” tandas Wishnu.
(Taufik Fajar)