Sebelumnya, pemerintah resmi menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10% untuk tahun 2023 dan 2024. Di sisi lain, penjualan anggota British American Tobacco Group ini tercatat menurun sebesar 19,6% menjadi Rp6,75 triliun tersebut turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,4 triliun.
Meskipun demikian, dengan peningkatan laba yang signifikan Wiliam menyebutkan bahwa kinerja perusahaan yang digawanginya ini telah berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang 2022. “Direksi menyampaikan pencapaian penting Perseroan pada tahun 2022, di antaranya adalah keberhasilan Perseroan dalam mencatatkan kinerja keuangan yang positif, pengembangan bisnis ekspor, serta pencapaian dalam hal Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau Environmental, Social, and Governance [ESG],” kata Wiliam.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)