Hal itu diwujudkan melalui tiga strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Indonesia dalam pasar modal syariah. Di antaranya, edukasi, kolaborasi dan inovasi. Irwan mengatakan, pihaknya menggabungkan strategi edukasi dengan kolaborasi untuk menjaring lebih banyak masyarakat dalam kegiatan edukasi yang diberikan.
Selama 2022, pihaknya pun telah menyelenggarakan 382 kegiatan edukasi yang telah dihadiri oleh 54 ribu peserta. Hal ini bisa terwujud berkat kolaborasi yang dilakukan BEI dengan sekitar 15 komunitas.
“Kami juga akan menyelenggarakan kegiatan Sharia Investment Week. Itu merupakan kegiatan dimana investor bisa mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai pasar modal syariah melalui seminar sekaligus bertukar dan berbagi pengalaman dengan rekan investor lainnya,” imbuhnya.
Kegiatan ini pun disesuaikan dengan minat dari generasi muda, mulai dari tema yang dipilih hingga mal yang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan ini.
“Pada 2019, kami selenggarakan di Bursa. Tapi di tahun ini kami memilih mal sebagai pusat dari tempat anak-anak muda. Sehingga mereka bisa melihat dan mulai belajar tentang investasi syariah,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)