JAKARTA - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menyampaikan bahwa kerugian tahun berjalan sebesar Rp26,44 miliar pada kuartal I-2023.
Realisasi itu membengkak 442,7% year-on-year (yoy) dibandingkan rugi pada periode sama tahun 2022 senilai Rp4,87 miliar.
BACA JUGA:
Ini terjadi seiring penurunan pendapatan usaha-berrsih dari semula Rp10,2 miliar, menjadi Rp8,13 miliar.
Kontribusi utama pemasukan berasal dari layanan infrastruktur media dan jasa telekomunikasi masing-masing sebanyak Rp5,60 miliar dan Rp2,49 miliar, sedangkan jasa periklanan digital menyerap Rp1,68 miliar.
BACA JUGA:
Meski pendapatan turun, serangkaian beban usaha justru mengalami peningkatan, yang utamanya datang dari beban karyawan mencapai Rp8,97 miliar, dibandingkan tiga bulan pertama tahun lalu di angka Rp6,84 miliar.
Alhasil rugi sebelum beban keuangan BTEL naik mencapai Rp5,30 miliar, dengan rugi sebelum pajak juga tumbuh mencapai Rp26 miliar.