JAKARTA- Agung sedayu, Kalla Group, dan Bakrie merupakan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia.
Agung Sedayu Group merupakan sebuah perusahaan properti dan pengembang real estate. Mereka juga telah beroperasi selama beberapa dekade dan telah terlibat dalam berbagai proyek properti di seluruh Indonesia, termasuk perumahan, mal, gedung perkantoran, dan properti komersial lainnya.
Kalla Group adalah sebuah kelompok usaha terkemuka yang bergerak di berbagai macam bisnis, termasuk di sektor properti, perhotelan, energi, dan lain-lain.
Bakrie group sudah tidak menjadi suatu hal yang asing lagi, group ini merupakan salah satu konglomerat terbesar di Indonesia yang didirikan oleh keluarga Bakrie. Bakrie group bergerak di berbagai sektor yang mencakup sektor energi, pertambangan, agribisnis, telekomunikasi, dan lain-lain.
Berikut ini, telah dirangkum oleh okezone, fakta-fakta mengenai pemilik Agung Sedayu, Kalla Group hingga Bakrie yang ternyata bukan orang sembarangan. Sabtu (26/8/2023).
1. Pemilik Agung Sedayu Group
Sosok dibalik Agung Sedayu Group adalah Sugianto Kusuma yang kerap disapa Aguan merupakan pengusaha sukses dan pengembang properti.
Agung Sedayu Group sendiri merupakan salah satu perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia.
Melalui bisnis tersebut Aguan mampu meraup kekayaan senilai USD970 atau setara Rp14 triliun, mengutip dari catatan Globe Asia 2018.
2. Menjadi Investor Dalam Pembangunan IKN
Nama sang pemilik Agung Sedayu Group ini semakin melejit usai menjadi salah satu investor di IKN oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.
Aguan juga menjabat sebagai pemimpin konsorsium Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di IKN Nusantara.
3. Perusahaan yang Dimiliki Sugianto Kusuma
- City & Township
- Green Lake City
- PIK 2
- Golf Island Pantai Indah Kapuk
- Green Puri
- Golf Mediterania
- Green Mansion
- Grand Cibubur Country
- River Valley Residence
- Grand Galaxy City
4. Pemilik Kalla Group
Kalla Group dimiliki oleh mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK).
Memiliki bisnis yang menggurita dan beberapa di antaranya dalam sektor otomotif, infrastruktur, energi, finance, dan lain sebagainya.
5. Memiliki Bisnis Energi Terbarukan
Perusahaan milik JK ini juga melebarkan sayap ke bisnis energi terbarukan melalui Poso Energy yang telah merampungkan sekaligus mengoperasikan Proyek Poso 2. Selain itu, merek juga memiliki PT Malea Energy.
Perusahaan Kalla ini juga merambah ke smelter di bawah payung PT Bumi Mineral Sulawesi. Lokasi smelter berada di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi.