Bahlil menambahkan untuk pabrik yang di Karawang itu, IBC mendapatkan saham sebesar 5% karena tahap pertama kapasitas baru 19 GWh.
"Lalu 20 GWh kedua dpt 25%," lanjutnya..
Terakhir Bahlil menyebutkan bahwa nilai investasi proyek ini dari hulu ke hilir mencapai USD9,8 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)