Sampai dengan September 2023 ini, Penyerapan belanja modal Perseroan mencapai USD41Juta atau sebesar 82% dari total yang sudah dianggarkan. Adapun penggunaan belanja modal tersebut untuk penyertaan/investasi Perseroan pada salah satu blok minyak di Sumatera, penyelesaian pembangunan stasiun induk CNG di Jawa Tengah dan pembangunan pipa untuk customer baru yang berada di propinsi Riau yang akan beroperasi di kuartal IV.
Serta joint study untuk proyek pengelolaan minyak dan gas di Blok Jabung Tengah, Propinsi Jambi. Proyek ini sudah dalam tahap eksplorasi harapannya hasil eksplorasi tersebut telah didapatkan pada kuartal IV-2023.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)