Angka inflasi yang terjaga membangkitkan optimisme pasar bahwa bank sentral AS diprediksi kuat bakal kembali menahan suku bunga pada Desember 2023.
Secara historis, puncak inflasi terjadi sebesar 9,1% pada Juni 2022, yang notabene tertinggi dalam 40 tahun terakhir, lalu mulai mendingin sejak saat itu.
Sebagai catatan bahwa angka inflasi yang lebih rendah dapat membawa sentimen positif bagi market pasar modal, sekaligus memperjelas ekspektasi bahwa bank sentral atau Federal Reserve tidak perlu menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)