5 Fakta Terbaru Bansos hingga Rencana Tambahan Rp100 Triliun di 2025

Zahra Indah Safira, Jurnalis
Senin 11 November 2024 07:07 WIB
Bansos di 2025 (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial (bansos).

Program-program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan tetapi juga untuk menjaga kestabilan ekonomi di tengah kondisi global yang tidak menentu.

Seiring dengan berjalannya program bansos tersebut, pemerintah juga merencanakan peningkatan anggaran pada tahun mendatang untuk memperluas cakupan penerima manfaat.

Berikut fakta menarik mengenai Bansos hingga rencana tambahan anggaran hingga Rp100 Triliun yang sudah dirangkum oleh Okezone, Senin (11/11/2024):

1. Empat Tahap Sepanjang Tahun

Bansos yang menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), direncanakan untuk disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun. Pencairan PKH tahun 2024 ini, telah terjadwal sebagai berikut:

• Tahap 1: Januari hingga Maret

• Tahap 2: April hingga Juni

• Tahap 3: Juli hingga September

• Tahap 4: Oktober hingga Desember

Selain PKH, bantuan pangan nontunai (BPNT) juga disalurkan dengan frekuensi bulanan, biasanya pada tanggal 25 setiap bulannya. Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat dapat memastikan status mereka melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.

2. Anggaran Pensiun Capai Rp149,2 Triliun

Selain bantuan untuk masyarakat kurang mampu, pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan para pensiunan. Pemerintah telah mengeluarkan Rp149,2 triliun untuk manfaat pensiun hingga tahun ini, meningkat sebesar 16,8% dibandingkan tahun lalu. Peningkatan ini seiring dengan kenaikan gaji dan manfaat pensiun, termasuk pembayaran gaji dan pensiun ke-13 yang diberikan kepada pegawai negeri dan pensiunan.

3. Pembayaran Subsidi

Dalam upaya menjaga kestabilan harga energi, pemerintah telah mengeluarkan Rp327 triliun untuk subsidi dan kompensasi. Rincian dari jumlah tersebut antara lain Subsidi energi sebesar Rp139,6 triliun, Subsidi non-energi: Rp72 triliun dan pembayaran kompensasi: Rp115,1 triliun.

Dana ini bertujuan untuk menjaga harga listrik dan bahan bakar minyak (BBM) agar tetap terkendali. Langkah ini diambil untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan menjaga daya beli.

4. Ribuan Paket Bansos

Di samping bantuan yang bersifat tunai dan berskala nasional, program bantuan sosial juga menyasar daerah tertentu dalam bentuk bantuan langsung. Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, menyalurkan ribuan paket bansos untuk warga dan anak-anak sekolah di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 9 November 2024.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu warga yang membutuhkan tetapi juga mempererat hubungan antara Bhayangkari dan masyarakat setempat. Dalam acara ini, Juliati menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Rote Ndao yang mendukung kegiatan tersebut.

5. Tambah Anggaran Bansos Sebesar Rp100 Triliun pada 2025

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, pemerintah berencana menambah anggaran bansos sebesar Rp100 triliun pada tahun 2025. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat menekankan pentingnya efisiensi anggaran.

Upaya ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada kebocoran anggaran di seluruh jenjang pemerintahan. Diharapkan tambahan anggaran ini akan semakin memperkuat program bantuan sosial ke depannya, menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Dari penyaluran yang terstruktur hingga peningkatan anggaran, langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah ini menunjukkan komitmen besar dalam mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Program bantuan sosial bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dengan menjaga daya beli dan stabilitas harga.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya