JAKARTA - Harga BBM di seluruh Indonesia turun sejak 1 Januari 2026. Penurunan harga BBM ini berlaku di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP.
Pertamina menurunkan harga BBM Pertamax menjadi Rp12.350 per liter dari harga sebelumnya Rp12.750 per liter. Harga BBM Pertamax juga turun menjadi Rp13.400 per liter dari harga sebelumnya Rp13.750 per liter.
Sementara, harga BBM Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan solar subsidi juga tetap Rp6.800 per liter dan berlaku di seluruh Indonesia.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta harga BBM turun per 1 Januari 2026 di seluruh Indonesia, Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
1. Alasan Pertamina Turunkan Harga BBM
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga BBM dilakukan dengan mengacu pada formula harga dari pemerintah serta mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif," ujar Roberth di Jakarta.
2. Harga BBM di Wilayah Bencana
Sementara, khusus 3 wilayah bencana yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat harga Pertamax Series tidak mengalami penyesuaian harga sejak November 2025 sehingga masih di bawah harga di Provinsi lain pada PBBKB yang sama.
Berikut harga BBM Non-Subsidi yang berlaku di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara dengan PBBKB 7,5% mulai 1 Januari 2026 :
• Pertamax : Rp12.500/liter
• Pertamax Turbo : Rp13.400/liter
• Dexlite : Rp13.800/liter
• Pertamina Dex : Rp13.900/liter
Sedangkan, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku di Provinsi Sumatera Barat dengan PBBKB 10% mulai 1 Januari 2026 :
• Pertamax : Rp12.800/liter
• Pertamax Turbo : Rp13.700/liter
• Dexlite : Rp14.100/liter
• Pertamina Dex : Rp14.200/liter