Selain proyek geothermal, pembangunan data center juga akan menjadi magnet investasi pada tahun 2026. Pertumbuhan data center di Indonesia tidak lepas dari meningkatnya jumlah pengguna internet, yang membuat permintaan pusat penyimpanan data semakin tinggi.
Rosan menyebutkan, calon investor asing yang akan menggarap proyek data center di Indonesia berasal dari Malaysia dan Thailand. Kedua perusahaan dari negara tersebut sudah lebih dulu menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait rencana investasi di RI.
"Kita lihat itu (geothermal dan data center) akan menjadi investasi yang signifikan tahun ini. Jadi investasi-investasi ini tersebar di berbagai daerah," pungkas Rosan.
(Feby Novalius)