Merespons kondisi pasar yang terkonsolidasi, IPOT merekomendasikan strategi investasi pada saham-saham yang menjadi incaran asing serta instrumen pendapatan tetap.
JPFA (Buy): Saham unggas ini diprediksi mendapat katalis positif dari lonjakan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026.
"Kenaikan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 menjadi Rp335 triliun, melonjak lebih dari 5 kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu Rp51,5 triliun, menjadi katalis struktural yang sangat kuat bagi JPFA," ungkap Imam.
BBRI (Buy on Breakout): Didorong oleh kembalinya kepercayaan investor global.
"Untuk BBRI, sentimen utamanya datang dari arus dana asing. Dalam sepekan terakhir, investor asing tercatat melakukan net buy BBRI sebesar Rp575,7 miliar," tambahnya.
AADI (Buy on Breakout): Direkomendasikan seiring penguatan harga batu bara global yang mendekati level tertinggi satu bulan terakhir akibat permintaan dari China.
Obligasi BAFI03BCN4: Bagi investor yang menghindari volatilitas tinggi, IPOT merekomendasikan Obligasi Berkelanjutan III Bussan Auto Finance Tahap IV Tahun 2025 Seri B dengan kupon 5,65 persen per tahun.
(Feby Novalius)