Meski demikian, Pandu enggan merinci secara spesifik porsi investasi yang akan digelontorkan. Ia menilai jika itu dilakukan, maka pasar akan dengan cepat membaca strategi investasi.
"Saya nggak akan juga describe specifically berapa persen, karena pemain-pemain pasar modal ini sangat pinter. Yang pasti kita akan terus berinvestasi di pasar modal Indonesia," katanya.
(Taufik Fajar)