JAKARTA - Diskon listrik 50% PLN kembali berlaku di Februari 2026. Diskon listrik 50% ini berupa promo tambah daya listrik. Lewat program "Power Up EVent" PT PLN (Persero) menghadirkan diskon 50% bagi pelanggan satu fasa dengan kapasitas daya hingga 7.700 Volt Amphere (VA).
Promo tambah daya listrik diskon 50% ini dapat dinikmati selama periode pameran IIMS 2026 yang berlangsung pada 5 hingga 15 Februari 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto mengungkapkan bahwa promo ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam memberikan customer experience yang berkesan sekaligus mendukung gaya hidup modern pelanggan yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar dengan biaya terjangkau.
“Melalui IIMS 2026, kami kembali menyediakan opsi tambah daya dengan biaya lebih ringan sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kapasitas listrik rumah sesuai kebutuhan pemakaian,” ujar Adi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Adi menjelaskan, masyarakat yang ingin menikmati promo diskon tambah daya ini cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.
Setelah itu, pengunjung dapat mendatangi booth PLN di area IIMS dengan menunjukkan bukti check-in melalui banner event yang tersedia pada aplikasi PLN Mobile.
Tidak hanya diskon tambah daya, PLN juga memberikan nilai tambah bagi pengunjung yang membeli tiket masuk IIMS melalui PLN Mobile berupa voucher listrik gratis senilai Rp20.000 untuk 5.000 transaksi pertama sebagai bentuk dorongan pemanfaatan layanan digital.
Adi menambahkan bahwa berbagai promo yang dihadirkan perusahaan selama gelaran ini juga sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong adopsi kendaraan listrk di tanah air.
PLN menyuguhkan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk melihat perkembangan sistem pengisian daya, integrasi layanan kelistrikan digital, serta pemutakhiran infrastruktur yang siap menopang pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik secara nasional.
"Melalui langkah-langkah ini, kami berupaya memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai kesiapan infrastruktur kelistrikan yang telah Pemerintah siapkan dari hulu hingga hilir. Harapannya, masyarakat jadi lebih yakin menggunakan kendaran listrik hari ini praktis dan tidak repot," jelas Adi.