Selewengkan BBM Subsidi, SPBU Disegel

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Minggu 15 Maret 2026 18:22 WIB
Selewengkan BBM Subsidi, SPBU Disegel (Foto: Dokumentasi)
Share :

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama aparat penegak hukum (APH) menyegel Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat diduga penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. SPBU yang disegel berlokasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Disegel sementara, setelah ditemukan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Aktivitas Mencurigakan di SPBU

Temuan tersebut usai menerima laporan masyarakat adanya aktivitas dugaan mencurigakan di lokasi SPBU tersebut. Sebagai langkah pencegahan, SPBU tersebut disegel Kepolisian Resor (Polres) Jember bersama BPH Migas pada Sabtu (14/3) dan tidak diperbolehkan beroperasi hingga proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum selesai.

Dia menyebutkan, SPBU tersebut rata-rata pengiriman delivery order-nya 16.000 liter, tapi thruput (jumlah BBM yang dialirkan) untuk penjualannya hingga mencapai 22.000 liter per hari yang transaksinya didominasi dengan surat rekomendasi atas nama sektor konsumen pengguna.

"Pihak Kepolisian Resort Jember melakukan penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pembelian BBM subsidi dan kejanggalan proses transaksi yang tidak sesuai dengan tata kelola regulasi yang telah ditetapkan. CCTV SPBU juga nonaktif,” ujarnya.

Kondisi Pasokan BBM Jelang Lebaran 2026

Dia menuturkan, selama proses penanganan oleh APH berjalan, BPH Migas memastikan pasokan BBM di wilayah sekitar tetap terjaga, terutama periode menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Alokasi pasokan dari SPBU yang disegel akan dialihkan ke SPBU terdekat agar masyarakat tetap memperoleh BBM tanpa hambatan.

“Alokasi kuota akan dipindahkan ke SPBU sekitar yang terdekat agar masyarakat dapat membeli BBM subsidi. Masyarakat tidak perlu panik dan tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai kebutuhan yang difasilitasi SPBU Sekitar,” tutur Wahyudi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya