"Kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang menghadapi ujian berat akibat kombinasi lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar Rupiah yang cukup drastis," kata David.
Lebih lanjut, ia menyoroti risiko pembengkakan subsidi energi jika harga minyak mentah terus bertahan di atas USD100 per barel.
"Tekanan ini diperparah oleh posisi Rupiah yang sempat menembus level Rp17.000 per Dolar AS yang secara otomatis meningkatkan biaya impor bahan baku dan memicu kenaikan inflasi domestik,” ungkap David.
Berikut rekomendasi saham IPOT.
1. Buy STAA (Current Price: 1.350, Entry: 1.350, Target Price: 1.460 (8,15%), Stop Loss: 1.295 (-4,07%), Risk to Reward Ratio 1:2.0).
2. Buy UNVR (Current Price: 1.930, Entry: 1.930, Target Price: 2.100 (8,81%), Stop Loss: 1.845 (-4,40%) dan Risk to Reward Ratio 1:2.0).
3. Buy JPFA (Current Price: 2.440, Entry: 2.440, Target Price: 2.630 (7,79%), Stop Loss: 2.350 (-3,69%) dan Risk to Reward Ratio 1:2.1).
4. Buy Reksa Dana Saham ETF Consumer Indonesia (XIIC) ( Entry Price: 810-830, Take Profit 1: 854, Take Profit 2: 870 dan Stop Loss: 780).
(Taufik Fajar)