“Langkah strategis kami hari ini adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih gemilang. Melalui semangat kebersamaan, Pertamina berperan sebagai katalisator dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Simon menegaskan, sesuai mandat Menteri Lingkungan Hidup dalam SK 129 tahun 2025, Pertamina mencatat dekarbonisasi meningkat tiga kali lipat. Di saat Pertamina berhasil meningkatkan efisiensi energi, secara bersamaan mampu meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan sebesar dua kali lipat.
“Capaian ini menegaskan bahwa Pertamina berada di garda terdepan energi nasional. Pertamina memimpin inisiatif strategis dengan mengintegrasikan potensi lintas sektor untuk mempercepat transisi energi nasional,” katanya.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis yang berwawasan lingkungan.
“Capaian ini menunjukkan komitmen Pertamina sebagai perusahaan energi kelas dunia yang ramah lingkungan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan operasional bisnis yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Inovasi sosial yang dilakukan di seluruh lini operasi, imbuh Baron, menjadi bagian penting dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus mendukung transisi energi yang tengah dijalankan Perusahaan.