Neraca Perdagangan RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Kuartal I-2026 Capai USD5,55 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 04 Mei 2026 13:10 WIB
BPS mencatat neraca perdagangan nasional secara kumulatif periode Januari hingga Maret 2026 membukukan surplus. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Impor nonmigas naik 12,16 persen menjadi USD52,97 miliar, sementara impor migas turun tipis 1,72 persen menjadi USD8,33 miliar.

Berdasarkan penggunaannya, peningkatan impor terjadi di seluruh kategori. Bahan baku/penolong masih mendominasi dengan nilai USD43,17 miliar (naik 6,89 persen), barang modal mencatat lonjakan tertinggi sebesar 24,02 persen dengan nilai USD12,98 miliar, serta barang konsumsi tumbuh 6,12 persen dengan nilai USD5,15 miliar.

Adapun China tetap menjadi negara asal impor nonmigas terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi mencapai 41,56 persen atau senilai USD22,02 miliar.

Surplus perdagangan nonmigas selama Januari hingga Maret 2026 disumbang oleh lima komoditas utama, yakni lemak dan minyak hewan/nabati (USD8,68 miliar), bahan bakar mineral (USD6,22 miliar), besi dan baja (USD4,29 miliar), nikel (USD3,24 miliar), serta alas kaki (USD1,49 miliar).

Kinerja ini menunjukkan bahwa produk manufaktur dan sumber daya olahan Indonesia masih memiliki daya saing tinggi di pasar internasional.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya