Terkait aspek pendanaan, Purbaya memastikan bahwa penambahan anggaran untuk melibatkan TNI dalam proses pembekalan ini relatif kecil dan bersifat investasi.
Nilai tersebut dianggap tidak sebanding dengan besarnya biaya pendidikan yang dikeluarkan negara untuk membiayai studi para penerima beasiswa selama bertahun-tahun di mancanegara. Pembekalan ini juga diharapkan menjadi pendorong agar para lulusan kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
"Enggak apa-apa, itu investasi. Kalau nambah sedikit, nggak banyak kan dibandingkan biaya mereka bertahun-tahun di luar negeri. Terus kalau nggak balik, ruginya banyak saya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)