MT Balongan Salurkan 26.000 KL Energi ke Bima hingga Benoa

Feby Novalius, Jurnalis
Selasa 12 Mei 2026 12:15 WIB
Kapal MT Balongan menjadi andalan dalam distribusi energi ke berbagai wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. (foto: Okezone.com/Pertamina)
Share :

JAKARTA - Kapal MT Balongan menjadi andalan dalam distribusi energi ke berbagai wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Kapal ini beroperasi secara rutin mengangkut dan menyalurkan energi ke Ampenan, Bima, Camplong, hingga Benoa.

Dengan kapasitas hingga 6.736 DWT dan volume penyaluran mencapai 26.000 KL per bulan, armada ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi agar tetap stabil dan tepat waktu bagi masyarakat maupun sektor industri di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto mengatakan MT Balongan merupakan salah satu armada strategis dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dan sektor industri di berbagai wilayah. Dalam operasionalnya, MT Balongan mendistribusikan berbagai produk energi ke sejumlah rute utama secara terjadwal dan tepat waktu.

Konsistensi penyaluran ini berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional, sekaligus memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam.

Sejak mulai beroperasi pada 2005, MT Balongan terus memperluas jangkauan distribusi dengan melayani wilayah yang tidak hanya memiliki infrastruktur memadai, tetapi juga daerah dengan akses logistik yang menantang.

“MT Balongan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional, khususnya untuk wilayah kepulauan dan daerah dengan tantangan logistik yang tidak sederhana. Konsistensi operasional armada ini mendukung agar pasokan energi tetap tersedia secara andal dan tepat waktu bagi masyarakat maupun sektor industri di berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Operasional MT Balongan turut mendorong efisiensi logistik serta percepatan penyaluran energi. Hal ini menjadi krusial di tengah tantangan distribusi yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca laut yang dinamis serta keterbatasan infrastruktur di sejumlah wilayah.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya