IHSG Pekan Ini Bergantung pada Stabilitas Rupiah, Outflow Asing dan Keputusan The Fed

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2026 08:29 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan sangat bergantung pada kemampuan otoritas moneter menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan sangat bergantung pada kemampuan otoritas moneter menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memulihkan kepercayaan investor internasional. Faktor-faktor fundamental tersebut menjadi jangkar krusial setelah pasar saham domestik mengalami tekanan pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, David Kurniawan, menegaskan bahwa merosotnya indeks dan keluarnya modal asing dari pasar saham dalam negeri dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik.

Dari sisi global, pelaku pasar keuangan tengah mencermati perkembangan eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menunjukkan indikasi mulai mereda seiring munculnya draf Memorandum of Understanding (MoU) terkait rencana gencatan senjata selama 60 hari yang saat ini masih menunggu keputusan Presiden Donald Trump.

"Sentimen tersebut meningkatkan optimisme pasar terhadap prospek perdamaian di kawasan sehingga mendorong koreksi harga minyak. Dalam satu bulan terakhir, harga minyak Brent tercatat turun sekitar 17 persen, sementara harga minyak WTI melemah 17,14 persen," jelas David Kurniawan dalam hasil risetnya, Selasa (2/6/2026).

Berdasarkan data perdagangan per Jumat (29/5/2026), IHSG ditutup di level 6.127 atau melemah sekitar 0,52 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Menariknya, sepanjang fase koreksi yang berlangsung sekitar satu bulan terakhir, pasar reguler mencatat aksi pelepasan portofolio yang masif. Arus modal keluar (outflow) investor asing mencapai Rp19,4 triliun selama Mei 2026.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya