Rupiah Tembus Rp18.000, Mendag Ungkap Peluang Ekspor RI

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 04 Juni 2026 19:18 WIB
Mendag (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pelemahan rupiah terhadap dolar yang berlangsung beruntun pada belakangan waktu ini mesti dicermati sebagai peluang. Kinerja ekspor digadang-gadang bisa digenjot sehingga berdampak pada penguatan neraca perdagangan.

Adapun Rupiah ditutup melemah pada hari ini (4/6/2026) di angka Rp18.049 atau level terendah selepas Orde Baru.

Budi merujuk pada kinerja ekspor pada kuartal I-2026 yang berada pada tren surplus berdasarkan hitungan Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 5,48 persen. "Kalau sekarang ini sebenarnya kesempatan ekspor Indonesia makin bagus," kata Budi saat ditemui di kantor Kemendag, Kamis (4/6/2026).

"Artinya sebenarnya kita (kinerja ekspor) kondisinya masih bagus dengan kondisi sekarang ekspor tetap naik," imbuhnya.

Masih soal penguatan kinerja dagang secara ekspor, pemerintah tengah mengupayakan skema barter dengan negara lain. Terkini, pengusaha atau importir asal Filipina dibidik untuk menampung produk dalam negeri.

Budi mencermati nilai tukar mata uang Filipina ke Dolar Amerika Serikat yang juga turut melemah. Sehingga, mekanisme perdagangan secara barter dianggap sebagai alternatif menggenjot neraca dagang.

"Ya nanti tanggal 12 (Juni), kami (akan) bertemu dengan pengusaha Filipina. Jadi waktu kemarin waktu momen acara ASEAN, kami bertemu salah satu pengusaha dan mereka impor barang Indonesia selama ini," kata Budi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya