3 Fakta MBG dan Kopdes Dianggapi Bebani APBN, Purbaya Pasang Badan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 08 Juni 2026 06:05 WIB
3 Fakta MBG dan Kopdes Dianggapi Bebani APBN, Purbaya Pasang Badan (Foto: Kemenkeu)
Share :

JAKARTA - Program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai membebani fiskal negara. Namun, hal tersebut dibantah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya menegaskan, program prioritas MBG dan Kopdes tidak memberikan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berikut ini Okezone rangkum fakta-faktanya, Jakarta, Senin (8/6/2026).

1. Purbaya Sebut Program MBG Fleksibel

Purbaya menegaskan bahwa program tersebut dirancang secara fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan anggaran.

MBG sebelumnya dinilai oleh lembaga rating seperti S&P sebagai program yang akan mempengaruhi pengelolaan fiskal pemerintah. Bahkan program prioritas Presiden tersebut dinilai mampu menciptakan ruang defisit yang lebih besar di kemudian hari.

"Jadi kan anggapannya MBG tidak fleksibel, saya kasih ke S&P kalau yang ini bisa di adjust (disesuaikan). Kita bisa yakinkan dengan program itu defisit bisa kita pertahankan di bawah 3 persen, dan kalau kepepet misal harga minyak tinggi, itu (MBG) bisa dikendalikan sesuai yang dibutuhkan," kata Purbaya di Jakarta, Sabtu 6 Juni 2026.

2. MBG dan Kopdes Tidak Dipersoalkan

Menurut Purbaya, program MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih tidak dipersoalkan oleh lembaga pemeringkat global, terkait pengelolaan fiskal pemerintah.

Purbaya bilang, program-program tersebut memang memakan porsi cukup besar dalam alokasi belanja pemerintah. Namun bukan berarti tidak bisa dilakukan penyesuaian ketika Pemerintah harus menjaga defisit sesuai dengan asumsi makro yang ditentukan.

"Waktu saya ketemu dengan S&P terakhir, dia tidak meributkan itu (program prioritas pemerintah), cuma dia mengkhawatirkan sentimen negatif yang ada di market. Kalau fondasinya tidak ada masalah," ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya