JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan candaan terkait barang rampasan negara berupa motor gede (moge) Harley Davidson dalam agenda penyerahan dana pemulihan aset dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan di Jakarta. Candaan tersebut disampaikan di sela pemaparan mengenai penguatan tata kelola keuangan negara dan disambut tawa para undangan yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Purbaya berinteraksi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan menyampaikan ketertarikannya untuk menebus aset jika terdapat unit Harley Davidson yang dilelang. Namun, ia kemudian menegaskan bahwa keinginan tersebut hanya sebatas candaan karena tidak mendapat izin dari istrinya.
“Barangnya apa, Pak? Nggak ada Harley Davidson ya, Pak? Kalau ada, saya mau tebus, Pak. Saya nggak punya motor, tapi nggak boleh beli sama istri, Pak. Cuma cita-cita saja itu, Pak,” ujar Purbaya, Senin (15/6/2026).
Ketertarikan Purbaya terhadap mekanisme lelang eksekusi yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Kejaksaan Agung ternyata tidak sekadar kelakar. Purbaya mengaku bahwa dirinya memiliki pengalaman langsung membeli aset tanah melalui jalur lelang resmi pemerintah.
Ia pun meminta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) agar terus menginformasikan pelaksanaan lelang serupa sepanjang tahun ke depan.