MSIN Raih Pendapatan Rp3,8 Triliun Tumbuh 18 Persen di 2025, Laba Bersih Melonjak 140 Persen

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 26 Juni 2026 18:59 WIB
MSIN (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,8 triliun atau tumbuh 18 persen secara tahunan, diikuti lonjakan laba bersih sebesar 140 persen menjadi Rp985 miliar berkat pertumbuhan bisnis di seluruh segmen dan efisiensi biaya operasional.

Berdasarkan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, pertumbuhan pendapatan didorong oleh seluruh lini usaha perseroan. Segmen Konten, Intellectual Property (IP), dan Advertising menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan mencapai Rp2,1 triliun atau naik 26 persen. Kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan layanan media buying agency serta monetisasi konten melalui bisnis multi-channel network (MCN).

Sementara itu, segmen Subscription mencatat pertumbuhan 18 persen menjadi Rp869 miliar, seiring meningkatnya jumlah pelanggan berbayar pada platform Vision+. Adapun segmen Online Advertising tumbuh moderat sebesar 2 persen menjadi Rp857 miliar.

Dari sisi profitabilitas, laba kotor (gross profit) meningkat 9 persen menjadi Rp1,1 triliun. Meski demikian, margin laba kotor turun menjadi 29 persen dari sebelumnya 31 persen akibat meningkatnya biaya akuisisi dan produksi konten sebagai bagian dari investasi perusahaan untuk memperluas jadwal tayang dan memperkuat pertumbuhan platform digital.

Di sisi lain, EBITDA tumbuh 33 persen menjadi Rp1,04 triliun dengan margin EBITDA meningkat dari 24 persen menjadi 27 persen. Peningkatan tersebut didorong oleh efisiensi signifikan pada biaya operasional melalui optimalisasi sumber daya dan pengelolaan biaya yang lebih terarah.

Laba bersih perseroan melonjak 140 persen menjadi Rp985 miliar. Sejalan dengan itu, net profit margin meningkat tajam dari 13 persen menjadi 26 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kombinasi pertumbuhan pendapatan yang kuat di seluruh segmen bisnis serta disiplin perusahaan dalam mengendalikan biaya.

Direktur Utama MSIN, Angela Tanoesoedibjo mengatakan, perseroan akan berfokus pada empat pilar utama untuk menjaga momentum pertumbuhan ke depan.

 

"Kedepannya, strategi pertumbuhan MSIN akan berfokus pada empat pilar utama. Pertama, memperkuat posisi kepemimpinan perseroan sebagai perusahaan media digital terdepan di Asia Tenggara dengan terus meningkatkan kualitas konten, teknologi, dan basis pengguna," kata Angela dalam RUPST Tahun Buku 2025 yang digelar di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat Jumat (26/6/2026) .

Selain itu, MSIN akan memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra di sepanjang rantai nilai media digital guna mempercepat pertumbuhan dan memperluas monetisasi. Perseroan juga akan mendorong ekspansi global melalui platform mikrodrama V+ Short yang menyasar pasar internasional dengan model distribusi digital yang scalable.

Pilar terakhir adalah percepatan implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI) di seluruh operasional perusahaan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing.

Angela menambahkan, sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming, MSIN juga terus mengembangkan ekosistem over-the-top (OTT) paling lengkap di Indonesia melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform.

"Sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming-nya, MSIN terus mengembangkan ekosistem OTT yang paling lengkap di Indonesia melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform yang saling melengkapi," tandas Angela.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya