Purbaya Buka Suara soal Isu Downgrade Rating Indonesia yang Menekan IHSG

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 21 Juli 2026 16:47 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa isu penurunan peringkat (downgrade) kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional. (foto :Okezone.com/IMG)
Share :

Purbaya menambahkan bahwa keputusan S&P untuk mempertahankan peringkat kredit menjadi bukti bahwa lembaga internasional tetap menaruh kepercayaan terhadap arah kebijakan ekonomi dan tata kelola di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Memang banyak permainan rumor yang tidak jelas, yang ditiupkan oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab. Ternyata yang S&P keluarkan tetap BBB dan outlook-nya stabil. Artinya, memang mereka melihat apa yang dikerjakan oleh pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto itu semuanya bergerak ke arah yang benar," jelasnya.

Purbaya juga meluruskan bahwa narasi pemangkasan peringkat yang dikaitkan dengan defisit APBN bersumber dari kekeliruan metode perhitungan oleh oknum penyebar isu.

Penjumlahan secara linear dengan mengalikan angka defisit kuartalan dinilai tidak mencerminkan kalkulasi fiskal yang sebenarnya.

"Waktu angka triwulan I keluar 0,9 persen, mereka kali empat jadi defisitnya 3,6 persen. Jadi, tidak berkesinambungan, cara hitungan itu salah, cuma ya sudah. Itu yang dibeli oleh pasar pada waktu itu," ungkap Purbaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya