IATA Siapkan Rp200 Miliar untuk Garap Infrastruktur Pelabuhan dan Conveyor

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 15:50 WIB
PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) merealisasikan penyerapan belanja modal (capital expenditure/Capex) untuk memperkuat infrastruktur pertambangan terintegrasi. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

Pembangunan infrastruktur ini sejalan dengan peluncuran logo baru IATA sebagai penanda transformasi di bawah pengendali baru, Karya Pacific Group.

Perubahan identitas visual tersebut melengkapi pergantian nama perseroan yang sebelumnya bernama PT MNC Energy Investments Tbk menjadi PT Karya Pacific Energy Tbk, sesuai keputusan RUPST pada 22 Juni 2026.

Masuknya IATA ke dalam ekosistem Karya Pacific Group memperkuat kapabilitas operasional perseroan, mulai dari ketersediaan fasilitas pelabuhan, dukungan alat berat, hingga jasa kontraktor pertambangan.

Saat ini, IATA mengoperasikan tiga IUP aktif, yakni PT Putra Muba Coal (PMC), PT Arthaco Prima Energy (APE), dan PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE), dengan akumulasi sumber daya batu bara sebesar 598 juta MT serta total cadangan (reserves) mencapai 288 juta MT.

Anggie

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya