Teks Pidato Lengkap Kenegaraan Presiden Prabowo di DPR

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 14 Agustus 2026 15:25 WIB
Teks Pidato Lengkap Kenegaraan Presiden Prabowo di DPR (Foto: Setpres)
Share :


93.    Saudara-saudara sekalian,
94.    Kekuatan ekonomi Indonesia berada di desa: pada petani kita, nelayan kita, pedagang kita, perajin, perempuan kepala keluarga, dan anak muda kita yang membangun usaha di kampung-kampung halaman.
95.    Karena itu konektivitas antar desa harus baik. Tahun ini kita telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa yang dibangun oleh TNI, dan sekitar 800 jembatan yang dibangun oleh Kepolisian RI. Target kita pada akhir tahun ini selesai 5.000 jembatan desa.
96.    Tidak boleh lagi ada anak-anak kita yang harus bertaruh nyawa menyeberang sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan, atau harus berjalan berjam-jam ke sekolah. Juga ibu-ibu kita, petani-petani kita juga tidak boleh berjam-jam menuju pasar mereka.
97.    Juga, kita mencari dan membangun titik-titik air bersih untuk desa-desa kita. Tahun inim di 8 bulan pertama tahun 2026, sudah 3.000 titik air desa yang dibangun oleh TNI.
98.    Kita juga membangun Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai pusat ekonomi rakyat desa.
99.    Per hari ini, sudah 10.000 Koperasi telah beroperasi. Dari 10.000, 3.300 Koperasi telah beroperasi secara optimal. Sisanya sedang masa penyesuaian.
100.    Operasional optimal artinya semua sarana sudah ada dan sudah berjalan. Stok sudah bisa dimonitor oleh sistem digital terpusat. Koperasi sudah bisa menjadi offtaker. Koperasi jadi pembeli hasil pertanian dan perikanan setempat. Koperasi sudah punya angkutannya sendiri, sehingga tidak tergantung kepada pihak ketiga.
101.    Target kita, 30.000 Koperasi beroperasi secara optimal pada akhir 2026.
102.    Koperasi adalah alat agar petani tidak berjalan sendiri, nelayan juga tidak berusaha sendiri, dan desa memiliki daya tawar dan daya tarik ekonomi.
103.    Karena kekuatan ekonomi kita ada di UMKM, kita juga telah mengatur pembagian hasil yang lebih adil bagi pengemudi-pengemudi ojek online dan aplikator. Tadinya pengemudi ojol hanya mendapat 80% dari penghasilan mereka, karena aplikator minta 20%. Tapi dengan intervensi Pemerintah, para pengemudi sekarang mendapatkan 92% dari hasil mereka, dan banyak pengemudi sekarang melaporkan penghasilan mereka naik signifikan, ada yang 2x, ada 3x lebih tinggi.
104.    Kita juga menggerakkan ekonomi hijau. Sistem Registri Unit Karbon dan bursa nilai ekonomi karbon telah kita dirikan dan telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia. Hutan yang kita jaga, emisi yang kita kurangi, dan teknologi bersih yang kita bangun harus menciptakan nilai bagi rakyat Indonesia.
105.    Saudara-saudara sekalian,
106.    Pembangunan yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia.
107.    Kita memulai dari hal paling dasar yaitu gizi. Tidak boleh ada anak-anak kita belajar dalam keadaan lapar. Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar. 
108.    Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar menyediakan makanan sehat. Program ini juga membeli hasil petani, peternak, nelayan, dan UMKM di setiap desa dan di sekitar dapur pelayanan.
109.    Hari ini hadir bersama kita Kristina Beno, siswi kelas 6 sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan. Kristina adalah anak petani. MBG bantu Kristina menjadi lebih bugar, lebih fokus, dan lebih rajin hadir di sekolah.
110.    Bagi sebagian orang, satu piring makanan terlihat sederhana. Bagi Kristina dan sekarang sudah puluhan juta penerima MBG setiap hari, satu piring makanan adalah tenaga untuk belajar, protein untuk tumbuhkan badan yang sehat, sel otak yang sehat, sel tulang yang sehat, sel otot yang sehat. Mereka dapat belajar, dan mereka dapat berkembang sebagai anak Indonesia yang sehat dan cerdas.
111.    Mari kita berikan tepuk tangan kepada Kristina dan seluruh anak Indonesia, semua ibu-ibu yang sedang hamil, dan semua orang tua lanjut usia.
112.    Namun memberikan makanan bergizi saja kita sadar tidak cukup. Anak-anak kita harus memperoleh pendidikan yang baik.
113.    Karena itu kita jalankan program perbaikan sekolah terbesar dalam sejarah kita. Tahun lalu kita perbaiki 16.167 sekolah, tahun ini kita perbaiki 71.744 sekolah. Kita perbaiki sekolah di Miangas, pulau paling utara Indonesia, di Sabang, pulau paling Barat Indonesia, di Merauke, dan di seluruh Indonesia. 
114.    Kita juga membagikan layar pintar interaktif atau IFP untuk semua sekolah di Indonesia. Tahun lalu kita berhasil bagikan 1 layar setiap sekolah. Tahun ini kita akan bagikan tambahan 3 layar setiap sekolah. Artinya nanti setiap sekolah akan memiliki 4 ruang kelas yang dilengkapi dengan layar pintar interaktif.
115.    Dengan layar-layar ini kita hadirkan guru-guru terbaik, untuk mengajar sains, matematika, teknologi dan juga para native speakers, untuk belajar bahasa asing. Anak-anak Indonesia harus menguasai bahasa asing dari kecil.
116.    Kemampuan berbahasa penting, agar anak-anak kita punya kemampuan bekerja di mancanegara dan bekerja di Indonesia menghadapi warga negara asing. Mengejar kehidupan yang baik, gaji cukup, dapat mengirim devisa dan bantu keluarganya di Indonesia.
117.    Banyak negara sekarang sangat kekurangan tenaga kerja. Jepang, Korea, Eropa, membutuhkan tenaga kerja kita. Orang Indonesia dikenal ramah, ulet dan sopan. Karena itu tenaga kerja kita diharapkan di sana, bantu mereka, menjadi perawat, menjadi operator alat-alat, menjadi supir bus, dengan upah belasan bahkan puluhan juta Rupiah sebulan.
118.    Kita juga membangun Sekolah Rakyat: sekolah berasrama bagi anak dari keluarga paling tidak berdaya, dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman. Kita ingin memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mengalami kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh. Sesuai Pasal 34 Undang Undang Dasar Negara kita, negara harus intervensi.
119.    Hari ini, 93 Sekolah Rakyat permanen kita buka. Ditambah Sekolah Rakyat rintisan, total sudah 182 Sekolah Rakyat kita buka.
120.    Salah satu siswanya adalah Muhammad Risky Pratama, usia 12 tahun, siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan. Risky pernah mengayuh sepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual. Ia sempat putus sekolah dan belum lancar membaca serta menghitung.
121.    Hari ini, Risky kembali ke sekolah. Ia mendapatkan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita. Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak.
122.    Hadir pula Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di Provinsi Sulawesi Selatan. Ketika kelas 4 sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas. Sekolah Rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendirian. Citra pun kemarin berhasil juara karate tingkat Kabupaten.
123.    Kemarin saya juga mendapat kabar, 7 siswa Sekolah Rakyat di Makassar berhasil memenangkan Olimpiade Nasional Indonesia ke 15, pada bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi.
124.    Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak mampu, jika diberikan kesempatan, diberikan fasilitas, bisa mencapai prestasi nasional bahkan internasional. 
125.    Ketidakmampuan tidak boleh menjadi warisan. Kesempatanlah yang harus kita wariskan.
126.    Mari kita berikan tepuk tangan kepada Risky, Citra, dan semua siswa siswi Sekolah Rakyat.
127.    Saudara-saudara,
128.    Negara harus menjaga kesehatan rakyat sebelum mereka sakit berat.
129.    Sejak diluncurkan pada Februari 2025, Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 108 juta orang. Pada 2025 tercatat 70,2 juta peserta, dan sampai akhir bulan Juni 2026 tercatat 59,5 juta peserta, dengan sebagian warga mengikuti pemeriksaan pada kedua periode.
130.    Layanan Cek Kesehatan Gratis ini sekarang tersedia di 10.255 puskesmas pada 38 provinsi.
131.    Pemerataan pelayanan juga terus dilakukan. Pemerintah telah membangun dan meningkatkan 66 Rumah Sakit Umum Daerah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Hari ini 20 Rumah Sakit Umum Daerah baru yang telah kita bangun sudah operasional.
132.    Negara juga telah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi 96,8 juta warga miskin dan tidak mampu. Mungkin JKN kita ini salah satu sistim jaminan kesehatan terbesar di dunia.
133.    Saudara-saudara sekalian,
134.    Perlindungan sosial harus semakin tepat sasaran, mudah, dan bermartabat. Per hari ini, digitalisasi pendaftaran bantuan sosial telah berjalan di 143 kabupaten dan kota pada 26 provinsi. Lebih dari 1 juta keluarga telah terdaftar menuju target 12,5 juta keluarga.
135.    Sebelumnya, keluarga tidak mampu dapat mengeluarkan sekitar 150.000 Rupiah untuk perjalanan, dokumen, fotokopi, dan waktu kerja yang hilang. Sekarang pendaftaran dapat dilakukan tanpa biaya, gratis.
136.    Pemeriksaan kelayakan yang sebelumnya dapat memakan waktu 75 sampai 200 hari kini dapat kita selesaikan dalam hitungan menit atau jam.
137.    Rakyat tidak mampu tidak boleh membayar untuk membuktikan bahwa ia tidak mampu. Rakyat juga tidak boleh berkali-kali menyerahkan data yang sebenarnya sudah dimiliki negara.
138.    Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar 700 Rupiah per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya.
139.    Hadir pula Ibu Margarelitha Rohi dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Sejak kecil ia hidup dalam kesulitan dan tidak pernah mengenyam pendidikan. Pada usia 38 tahun, ia masih berdagang serta merawat tantenya yang berusia 80 tahun. Bantuan Sosial ATENSI berupa beras dan minyak menjadi penopang keluarganya.
140.    Negara hadir bukan untuk menggantikan kerja keras rakyat. Negara hadir agar kerja keras rakyat tidak sia-sia.

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya