17 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Dapat Rp75 Juta

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 27 Agustus 2026 12:39 WIB
17 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Dapat Rp75 Juta (Foto: Gempa NTT/BNPB)
Share :

Denaldy mengungkapkan bahwa penanganan masyarakat terdampak bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Oleh karena itu, PTPN Group, berupaya mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. 

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban masyarakat terdampak dan membantu proses pemulihan di wilayah yang terdampak,” ujar Denaldy. 

Sebagai entitas di bawah naungan Danantara selaku pemegang saham dan merujuk pada penugasan resmi Satgas Bencana BUMN Peduli, PTPN Group senantiasa berkomitmen untuk mengemban amanah penanganan bencana secara terkoordinasi, serta hadir secara aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. 

Rumah Rusak Dapat Bantuan Rp75 Juta

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pemerintah akan memberikan bantuan untuk warga NTT yang rumahnya mengalami kerusakan imbas bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo.

Mendagri menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada kepala daerah agar melakukan pendataan menyeluruh terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana.

"Ini kami sudah meminta kepada seluruh bupati melakukan pendataan rumah rusak ringan, sedang, berat," kata Tito dalam laporannya kepada Presiden saat rapat penanganan bencana gempa NTT di Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Tito menjelaskan bahwa proses verifikasi data akan dilakukan langsung oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mengacu pada pengalaman penanganan bencana di Aceh, Tito meminta BPS untuk terjun langsung mendampingi tim pendataan di lapangan agar proses verifikasi setiap rumah berjalan lebih cepat dan akurat.

Terkait besaran bantuan, Tito mengungkapkan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemerintah juga telah memberikan penyesuaian nominal bantuan bagi warga terdampak.

"Itu nanti akan dibayar oleh BNPB. Yang ringan Rp15 juta, Rp30 juta sedang, berat Rp60 ya? Sekarang naik Rp75 juta. Sudah Rp75 juta Pak. Jadi begitu nanti sudah dinyatakan stabil mereka uang sudah diterima langsung mereka bangun semua Pak," ujarnya.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya