Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun, Uang Tunai Makin Jarang Dipakai

Rohman Wibowo, Jurnalis
Minggu 27 September 2026 15:22 WIB
QRIS (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa arah percepatan digitalisasi nasional harus berorientasi pada penciptaan dampak nyata bagi perekonomian. Di mana alih-alih sekadar berfokus pada kemudahan transaksi keuangan.

“Kita tidak lagi hanya berbicara tentang digitalisasi transaksi, tetapi juga tentang bagaimana konektivitas digital dapat menjadi penggerak produktivitas, perdagangan, investasi, inklusi dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujar Analis Kebijakan Ahli Utama Kemenko Perekonomian, Rizal Edwin dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (27/9/2026).

Pemanfaatan instrumen teknologi dalam lanskap ekonomi dan keuangan digital nasional terus mencatatkan kurva kenaikan yang signifikan. Hingga akhir Juni 2026, ekosistem QRIS telah menjaring 65,77 juta pengguna dan 44,86 juta merchant, dengan 96,68 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM. 

Pada paruh pertama 2026, volume transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar kali dengan nilai menyentuh Rp1,12 kuadriliun atau melesat 93,92 persen secara tahunan (year-on-year). 

Capaian tersebut mencerminkan kian luasnya penetrasi pembayaran digital yang secara langsung membuka peluang ekspansi pasar bagi UMKM, memangkas biaya transaksi, mempermudah akses pembiayaan, hingga memperkokoh daya saing dunia usaha.

Penguatan jaringan pembayaran digital juga terus diperluas lewat implementasi QRIS Antarnegara yang kini telah menghubungkan transaksi di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok, serta bakal segera merambah Hong Kong dan Timor-Leste. 

Keberhasilan ekspansi lintas batas ini menegaskan peran sistem pembayaran digital sebagai pintu masuk integrasi ekonomi kawasan yang lebih luas, terutama dalam menyederhanakan transaksi, menjembatani produk UMKM ke pasar global, serta menopang sektor perdagangan, pariwisata, dan arus investasi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya