Melalui fasilitas penyangga Tayan, BBM dapat dilakukan direct loading dari kapal ke mobil tangki untuk selanjutnya didistribusikan menuju SPBU sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Skema tersebut memberikan fleksibilitas bagi Pertamina Patra Niaga dalam menyesuaikan pola distribusi sekaligus mendekatkan titik suplai ke wilayah yang membutuhkan.
Selain mengoptimalkan fasilitas penyangga Tayan, Pertamina Patra Niaga juga terus memantau kondisi Sungai Kapuas, kebutuhan BBM, serta perkembangan distribusi di lapangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait juga terus dilakukan untuk memastikan proses penyaluran BBM berjalan aman, lancar, dan optimal.
“Kami memahami bahwa BBM merupakan kebutuhan penting bagi mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian. Oleh karena itu, Pertamina terus menyiapkan dan menjalankan berbagai alternatif distribusi dengan menyesuaikan kondisi lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” tambah Kitty.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat Sintang dan wilayah Kalimantan Barat dengan mengoptimalkan seluruh alternatif logistik yang tersedia, termasuk fasilitas penyangga Tayan.
Informasi terkini terkait Pertamina Patra Niaga dapat diakses melalui www.pertaminapatraniaga.com, media sosial resmi @pertaminapatraniaga, atau dengan menghubungi Pertamina Contact Center 135.
(Feby Novalius)