Sarmuji Jadi Menperin, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 01 Oktober 2026 15:58 WIB
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Okezone.com/Setkab)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sarmuji dilantik oleh Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Sebelum masuk ke jajaran Kabinet Merah Putih, Sarmuji dikenal sebagai politikus Partai Golkar. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sejak 2024.

Lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974, Sarmuji menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Surabaya. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Universitas Jember dengan mengambil jurusan Manajemen dan meraih gelar sarjana pada 2000. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia bidang administrasi.

Perjalanan politik Sarmuji bermula dari aktivitas organisasi mahasiswa. Ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjadi Ketua Umum HMI Cabang Jember. Setelah itu, ia melanjutkan aktivitasnya di Pengurus Besar HMI.

Kariernya kemudian berlanjut di lingkungan Partai Golkar. Sarmuji pernah menduduki sejumlah posisi dalam organisasi kepemudaan partai sebelum masuk ke struktur partai di tingkat pusat. Ia juga pernah menjadi tenaga ahli Fraksi Partai Golkar di DPR.

Di tingkat daerah, Sarmuji pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur periode 2020-2025. Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat pusat setelah dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar pada 2024.

Di luar aktivitas partai, Sarmuji juga aktif dalam organisasi alumni. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).

Sarmuji juga memiliki pengalaman panjang sebagai legislator. Ia pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Ia kembali terpilih pada Pemilu 2019 dan 2024 sehingga menjalani tiga periode sebagai anggota DPR RI.

Pada Pemilu 2014, Sarmuji memperoleh 57.586 suara. Perolehan suaranya kemudian meningkat menjadi 137.110 suara pada Pemilu 2019 dan 183.045 suara pada Pemilu 2024.

Selama menjadi anggota DPR, Sarmuji tercatat berada di Fraksi Partai Golkar dan pernah menjalankan tugas di sejumlah komisi. Sebelum menjadi anggota DPR, ia juga memiliki pengalaman sebagai tenaga ahli Fraksi Partai Golkar di DPR selama 2007-2014.

Selain pengalaman politik dan legislatif, Sarmuji memiliki pengalaman profesional di sektor swasta. Ia pernah menjadi konsultan di PT Himais Optima pada 2002-2010 serta menjabat sebagai komisaris PT Manggala Karya Cipta dan PT Eco Sejahtera.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya