Ini Jurus RI Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Lewat Industrialisasi di Luar Jawa

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 13 Oktober 2026 17:01 WIB
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara bicara transformasi transmigrasi Indonesia sebagai strategi membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. (Foto: Okezone.com/Kementerian Transmigrasi)
Share :

JAKARTA - Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara bicara transformasi transmigrasi Indonesia sebagai strategi membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi di luar Jawa.

Iftitah menegaskan Indonesia perlu membangun lebih banyak pusat produksi dan kegiatan ekonomi di berbagai wilayah agar lapangan kerja, investasi, dan kesempatan meningkatkan kesejahteraan tidak terkonsentrasi di Pulau Jawa.

“Babak berikutnya dari transmigrasi harus membantu mendorong industrialisasi di luar Jawa. Ini menyangkut di mana Indonesia membangun kapasitas produksi, di mana pekerjaan yang baik tercipta, dan apakah masyarakat di seluruh kepulauan kita dapat
mengambil bagian dalam pertumbuhan negara,” ujar Iftitah dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Hal ini disampaikan dirinya dalam kuliah umum bertajuk Industrialisation Beyond Java: Transmigration and Indonesia’s New Growth Centres di Institute of South-South Cooperation and Development (ISSCAD), Peking University, Beijing.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, tetapi potensi tersebut perlu diolah menjadi produk bernilai tambah agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di daerah asalnya.

Karena itu, pembangunan kawasan transmigrasi tidak cukup hanya menyediakan permukiman dan lahan. Kawasan juga harus terhubung dengan kegiatan industri, investasi, teknologi, infrastruktur, pasar, dan kebutuhan tenaga kerja.

“Suatu daerah harus memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar memasok bahan mentah. Daerah juga harus mampu menghasilkan nilai tambah,” tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya