“Agen Perlinsos itu juga tidak mendapatkan bayaran dan tidak boleh meminta bayaran kepada siapa pun. Jadi benar-benar relawan,” tegasnya.
Pengembangan Perlinsos Digital berjalan seiring dengan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Gus Ipul menyampaikan bahwa data lebih dari 31 juta keluarga telah dimutakhirkan. Selain itu, masyarakat telah menyampaikan 641.222 usulan dan 84.281 sanggahan.
“Saya bergembira, terima kasih sekali. Sudah ada masyarakat yang mau menyanggah, tentu ini merupakan informasi yang penting buat kami,” ujarnya.
Melalui keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dan pendamping sosial, Kemensos terus memperluas jangkauan pendataan guna mencapai target registrasi pada akhir 2026. Gus Ipul mengajak masyarakat membantu keluarga dan tetangga yang membutuhkan pendampingan agar dapat mengakses layanan Perlinsos Digital.
“Kita mulai dari yang terdekat, jangan sampai lewat,” pesannya.
(Feby Novalius)