JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan menguat 0,83% ke level 5.099.
Penguatan juga terjadi pada mayoritas indeks saham lainnya. Indeks LQ45 naik 0,52% ke level 517,853, IDXLQ45LCL menguat 0,72% ke 72,753, IDX30 naik 0,50% ke 291,262, dan IDX80 menguat 0,87% ke 75,935.
Sebelumnya, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, menjelaskan bahwa pergerakan IHSG pada pekan ini akan sangat bergantung pada kemampuan indeks mempertahankan level psikologis 5.000.
"Pada pekan depan, pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh kemampuan indeks mempertahankan level psikologis 5.000 serta respons investor terhadap sejumlah agenda ekonomi domestik, meliputi rilis Manufacturing PMI, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi 3Q26, cadangan devisa, dan indeks harga rumah,” kata Brigita dalam risetnya, Senin (2/11/2026).
Brigita mengungkapkan, level support teknikal IHSG berada di kisaran 4.915-5.012, sedangkan area resistance berada pada rentang 5.328-5.460.
Dalam skenario terbaik, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif di kisaran 5.000-5.200 selama mampu bertahan di atas level psikologis 5.000.
“Sebaliknya, penutupan di bawah level tersebut akan meningkatkan risiko pelemahan menuju area 4.900 dan membuka ruang koreksi lebih dalam," imbuhnya.