Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Sampai BBM Subsidi Dimakan Perusahaan Tambang

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Senin, 11 Juni 2012 |13:11 WIB
 Jangan Sampai BBM Subsidi Dimakan Perusahaan Tambang
Marzuki Alie (Foto: Heru Haryono/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie mendesak pemerintah bisa mengalokasikan BBM bersubsidi kepada rakyat yang benar-benar membutuhkan. Hal tersebut terkait langkanya BBM jenis solar dan premium di Sumatera Selatan (Sumsel).

Marzuki menyebut, kehidupan perekonomian Sumsel saat ini sedang bertumbuh pesat. Hal ini menyebabkan kebutuhan energi menjadi meningkat, khususnya angkutan dan industri. Praktis, jatah dari pemerintah pusat kurang.

"Bagaimana mengendalikan distribusi BBM bersubsidi sehingga betul-betul bisa dimanfaatkan oleh rakyat yang memang menjadi tujuan pemerintah," tegas Marzuki kepada wartawan usai bertemu perwakilan DPRD Sumsel, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Ditambahkan politisi Demokrat ini, BBM bersubsidi jangan sampai dimakan oleh perusahaan tambang. Karena, di Sumsel banyak ditemukan perusahaan tambang.

"Khususnya tambang batu bara, ribuan mobil setiap hari mengangkut batu bara dari daerah Lahat ke Palembang sampai merusak jalan dan itu memakan hak rakyat," paparnya.

Marzuki meminta adanya aturan yang jelas agar kendaraan tambang tidak menggunakan BBM bersubsidi, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang luar biasa. Pemerintah pusat juga harus mengalokasikan BBM nonsubsidi ke Sumsel, agar kendaraan tersebut bisa menggunakannya.

"Harus dibuat aturan untuk kendaraan demikian segera agar tidak mengantre di SPBU. Saya meminta Pertamina segera menyiapkan sarana untuk distribusi BBM nonsubsidi seperti dengan truk-truk bermuatan 10 ton yang mobile untuk memenuhi kebutuhan BBM nonsubsidi," tandas dia. (gna)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement