BALIKPAPAN - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI Kalimantan untuk melakukan penjualan produk BBM dengan pola budling atau crosssales. Pelanggan BBM industri atau marine di Kalimantan yang membeli dalam jumlah besar akan memperoleh reward.
Sales Excecutive Industrial I Fuel Marketing Region VI, Ferry Pasalini, mengatakan bentuk reward dalam program ini adalah pemberian produk-produk Pertamina yang dibutuhkan oleh konsumen secara gratis dalam setiap pembelian BBM industri. Dia yakin, model budling seperti ini tidak dapat diterapkan oleh pesaing lainnya.
“Tapi syaratnya konsumen harus kontrak pembelian dulu dengan kami. Jadi setiap konsumen membeli BBM industri dalam jumlah tertentu akan kami berikan reward berupa produk Pertamina lain sesuai kebutuhan. Kami memberikan reward tapi kami juga ingin menjaga pangsa penjualan,” tutur Ferry, Jumat (30/10/2015).
Program reward khusus untuk industri dan kemaritiman ini diharapkan dapat mendongkrak penjualan BBM industri di Kalimantan, yang sampai dengan akhir tahun di targetkan mencapai 5 juta KL. Ferry mengakui melemahnya industri pertambangan batu bara di Kalimantan cukup mempengaruhi penjualan produk Pertamina nonsubsidi itu.
"Ada pengaruhnya dan terjadi penurunan pembelian apalagi di sini kan banyak sekali mengandalkan batu baru. Kalau bicara turunnya mungkin sekitar 10 persen,” ujarnya.
“Target penjualan itu turun sekitar 10 persen dari tahun lalu. Konsumen utama kami banyak berasal dari industri pertambangan batu bara. Saat ini realisasi penjualan BBM industri sudah mencapai sekitar 85 persen, masih ada 15 persen lagi yang harus kami kejar,”tandasnya.
Ferry melanjutkan, saat ini sudah ada perusahaan yang membeli produk BBM nonsubsidi di atas 100 KL per bulan. Sampai dengan akhir tahun, Pertamina menargetkan sebanyak enam perusahaan dapat tergabung dalam program ini.