"Yang paling siap keuangan karena dibantu oleh OJK, tetapi kalau teman-teman BUMD yang ISO tadi juga termasuk sudah siap juga," ungkapnya.
Fahmy mengungkapkan juga, standarisasi sangat diperlukan terhadap BUMD yang sudah beroperasi di Indonesia.
"Misalnya punya warung makan, nanti ada lembaga internasional yang mengawasi, ya membuat standar bagaimana melayani rumah makan yang baik. Makanya BUMD kita arahkan ke sana dengan ISO itu," tukas dia.
(Rizkie Fauzian)