Alasan Jokowi Naikkan Harga BBM Bersubsidi

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Selasa 18 November 2014 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 18 20 1067171 alasan-jokowi-naikkan-harga-bbm-bersubsidi-9TMi1gJyWC.jpg Alasan Jokowi Naikkan Harga BBM Bersubsidi (Joko Widodo: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai alasan tersendiri bagaimana pemerintah menaikan BBM bersubsidi hingga Rp2.000 per liter.

"Karena tadi malam BBM naik, saya mau cerita. APBN kita tahun 2015 Rp2.039 triliun. Di dalam APBN itu, ada subsidi Rp443 triliun dan untuk BBM Rp303 triliun," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Jokowi menjelaskan, jika dalam lima tahun kepemimpinannya, pemerintah mengeluarkan Rp714 triliun untuk subsidi BBM.

"Sedangkan untuk membangun infrastruktur hanya Rp507 triliun dan untuk anggaran kesehatan Rp202 triiun," terangnya.

Oleh karena itu, dia tidak sependapat jika subsidi BBM yang cukup besar itu, dimanfaatkan bagi orang-orang yang mampu.

"Bener enggak? Tiap hari kita bakar Rp717 triliun. Kalau dibuat waduk harganya Rp400-500 miliar, bisa jadi 1.400 waduk," ungkapnya.

Postur anggaran tersebut kata dia sangat boros. Dan hanya menghabiskan APBN, tetapi manfaat yang didapat sangat kurang bagi masyarakat.

"Kalau saya melihat postur itu harus kita ubah. Dari yang boros, harus ke produktif, konsumtif ke produktif. Tidak ada yang lain. Tidak mungkin kita terus-terusan seperti itu (subsidi BBM) dalam lima tahun," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini