"Tugas kami untuk memastikan infrastruktur terbaik dari kompensasi BBM," ungkap menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro saat acara CNBC Summit Indonesia di Grand Hyatt Jakarta, Selasa (09/12/2014).
Menurut Bambang, ada perbedaan besar yang dihadapi pemerintahan Indonesia saat ini dibandingkan sebelumnya. Hal ini terlihat dari tujuan kenaikan BBM saat ini yaitu mengalokasikan subsidi BBM untuk hal yang lebih produktif.

Sementara tahun sebelumnya, bertujuan untuk menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan belanja Negara (APBN). "Presiden selalu menekankan bahwa subsidi BBM dialokasikan untuk kemiskinan, dan juga meningkatkan produktivitas," tambah Bambang.
Untuk itu, Bambang mengatakan tidak ada cara lain selain menaikkan BBM di Oktober. Namun, saat ini pemerintah juga sedang mengkaji untuk menerapkan subsidi tetap pada BBM. "Kita harus pastikan ruang fiskal ini cukup di tahun depan," kata dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)