Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pallet Kayu, Usaha Bantalan Barang yang Beromzet Rp1,2 M

Athurtian , Jurnalis-Minggu, 11 Januari 2015 |06:15 WIB
Pallet Kayu, Usaha Bantalan Barang yang Beromzet Rp1,2 M
Pallet Kayu, Usaha Bantalan Barang yang Beromzet Rp1,2 M (Ilustrasi: Reuters)
A
A
A

Proses produksi berstandar itu dilakukan agar produknya bisa mengikuti standar Departemen Pertanian dan Badan Karantina, yang ditetapkan dalam kebijakan International Standard Phytosanitary Measures.

Karena kualitas itulah pelanggan memilih pallet kayu produksi Yati. Dalam laman Facebook Damar Esa Gemiliang, tercatat sejumlah nama perusahaan besar menjadi kliennya, salah satunya perusahaan makanan dan minuman PT Garuda Food.

Kendati usahanya baru berjalan empat tahun, namun Yati bisa mengantongi omzet cukup menjanjikan. "Tahun kemarin omzet penjualan kita capai Rp1,2 miliar. Berharap ke depannya bisa lebih lagi, soalnya kalau pallet tergantung kegiatan ekspor di pasaran. Kalau ekspornya lagi meningkat ya pemesanan pallet kita meningkat, begitu juga sebaliknya," tandasnya.

Lika-liku Usaha Pallet Kayu

Tidak hanya geliat ekspor yang mempengaruhi pesanan pallet kayu, musim hujan pada periode Oktober-Januari juga menjadi masalah yang cukup berat bagi para pelaku usaha pallet kayu. Pasalnya, musim hujan akan mempengaruhi kualitas kayu. "Pengirimannya ke darat akan terganggu dan kualitas kayu juga jadi menurun," ujar Yati.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement