"Potensi penumpang di sana cukup tinggi. Ini juga untuk menunjang perekonomian di sana, baik di Labuan Bajo dan Makassar. Ini pasarnya sudah ada sebelumnya, sudah ramai," terangnya.
Menurut Wimbo, kapal ini menggunakan mesin jet, berbeda dengan kapal konvensional lainnya yang menggunakan baling-baling. Kapal ini termasuk kapal yang cukup modern, sehingga, untuk beroperasi kapal ini harus dengan perairan laut yang bersih.
"Ini kapal modelnya kapal pakai mesin jet, jadi menyedot air dan dibuang lagi. Kalau ada sampah seperti botol minuman atau kayu akan mengganggu. Makanya pemilihan daerah Makassar-Labuan Bajo karena bersih lautnya," paparnya.
Corporate Secretary Pelni Yahya Kuncoro menambahkan, rute ini akan menjadi pendukung paket wisata bahari Pelni yang dilaksanakan tahun ini.
"Meski ada tiga kapal reguler Pelni yang melalui Makassar dan Labuan Bajo, kami optimis Jetliner dapat menjadi primadona baru di kawasan timur," paparnya.
(Rizkie Fauzian)