Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

21 Tanda Anda Punya Bos Mengerikan!

Widi Agustian , Jurnalis-Minggu, 14 Juni 2015 |05:59 WIB
21 Tanda Anda Punya Bos Mengerikan!
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

10. Bos Anda senang menjadi pusat perhatian

Apakah bos Anda terus-menerus menggunakan kata "saya" ketika mengasosiasikan dengan kesuksesan? Apakah mereka tidak menghadirkan Anda dalam pertemuan untuk mempresentasikan hasil kerja Anda sendiri?

Mereka mungkin sengaja menjaga Anda keluar dari pusat perhatian sehingga mereka dapat tinggal di dalamnya. "Territorialism adalah DNA dari bos yang buruk. Mereka bisa mengambil kredit untuk kerja keras Anda," sebut Oliver.

11. Bos Anda tukang gosip

Ketika atasan Anda menyebar rumor atau gosip tentang seorang staf, hal itu sungguh menyedihkan dan memalukan. Hal itu sama sekali bukan prilaku profesional.

12. Bos Anda selalu berubah pikiran

Pada pagi hari dia memberitahukan Anda sesuatu hal, tapi setelah makan siang, dia menceritakan hal yang berbeda. "Pilihkan instruksi yang paling menguntungkan untuk Anda," saran Oliver.

13. Cepat bereaksi bila ada kesalahan, tapi lambat jika Anda mencatatkan prestasi

Apakah bos selalu menempatkan Anda di bawah yang lainnya? Jika Anda membiarkannya terjadi sekali, itu akan terjadi lagi dan lagi. Bos yang baik tahu bahwa mereka harus memiliki percakapan dengan karyawan mereka secara personal.

14. Anda tak diberikan kesempatan untuk maju dan berkembang

Ada beberapa hal yang membuat kantor menjadi tidak kondusif. Salah satunya adalah hanya di beri tanggung jawab rutinitas yang sama selama jangka waktu yang panjang. Terutama setelah Anda mengeluarkan pendapat yang sangat penting untuk perusahaan.

15. Anda semakin susah bangun pagi

Jika Anda sering sakit perut setiap kali harus menghadapi bos Anda, atau jika Anda butuh waktu dua kali lebih lama untuk menyeret diri Anda keluar dari tempat tidur setiap pagi, Anda mungkin memiliki bos yang mengerikan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement