Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hobi Rini Soemarno, "Bongkar Pasang" Bos-Bos BUMN (1)

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 24 Juni 2015 |13:21 WIB
Hobi Rini Soemarno,
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali melakukan bongkar pasang pada jajaran direksi BUMN. Kali ini Angkasa Pura (AP) I menjadi perusahaan pelat merah yang dirombak.

Kementerian BUMN telah resmi melantik Sulistyo Wimbo Hardjito menjadi Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) menggantikan Tommy Soetomo.

Rini membeberkan alasan pergantian Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo. Tommy digantikan oleh Sulistyo Wimbo Hardjito yang sebelumnya sebagai Direktur Utama PT Pelni (Persero).

"Memang sudah waktunya ada pergantian. Kan AP I pengembangan ke depan sangat diperlukan jadi kita melihat perlu ada pembaharuan di jajaran direksi," jawab Rini di Istana Negara, Jakarta, Senin 22 Juni silam.

Pihaknya pun berharap, dengan pergantian direksi di tubuh BUMN operator bandara tersebut dapat membuat pengembangan bandara lebih cepat.

Pencopotan Bos AP I yang terbilang tiba-tiba ini membuat Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan terkejut. Menurut Jonan, Pergantian tersebut mengejutkan jajaran Kemenhub, karena berlangsung pada tahap penting persiapan Angkutan Lebaran 2015.

Bongkar pasang jajaran Direksi BUMN ini bukan yang pertama. Tercatat ada 11 Direktur baru yang ditunjuk usai Rini Soemarno menjadi Menteri BUMN.

1. PLN

Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman Said resmi mengumumkan Sofyan Basir menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Sofyan menggantikan posisi Nur Pamudji yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut PT PLN.

2. Bulog

Terhitung Bulog mengalami penggantian direktur hingga dua kali. Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk Lenny Sugihat menjadi Direktur Utama Perum Bulog yang selama ini diisi oleh Budi Purwanto yang terhitung sejak 24 November 2014 menjadi Plt Dirut Bulog. Belum lama ini, Kementerian BUMN telah resmi menunjuk Djarot Kusumayakti yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur UMKM BRI menjadi Bos baru Perum Bulog, menggantikan Lenny Sugihat yang sebelumnya menjabat. Tidak hanya memberhentikan Lenny Sugihat, Kementerian BUMN juga memberhentikan Direksi Bulog lainnya, yaitu Lely Soebekty dan mengangkat dua orang baru, yaitu Wahyu Suprayono yang merupakan Direktur Utama PPI dan Wahyu mantan Direktur Pemasaran Pertani.

3. Pertamina

Rini Soemarno telah memangkas jajaran direksi PT Pertamina (Persero) dari yang sebelumnya delapan orang menjadi hanya empat orang saja. Rini menunjuk Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama Pertamina, dan tiga orang lagi menjadi direktur, yakni Arif Budiman, Ahmad Bambang dan Yeni Andayani.

4. Pos Indonesia

Kementerian BUMN resmi mengganti Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Budi Setiawan dan Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan Budhi Setiawan. Keputusan tersebut lantaran duo Budi ini telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi Portable Data Terminals (PDT).

5. RNI

Rini Soemarno memberhentikan Ismed Hasan Putro sebagai Direktur Utama PT RNI (Persero) lantaran performa BUMN tersebut buruk.

Pemerintah baru saja melantik jajaran direksi baru PT RNI (Persero). Adapun Direktur Utama (Dirut) baru PT RNI dipegang oleh Didik Prasetyo yang dulunya menjabat sebagai Asisten Deputi Usaha Energi, Pertambangan, Percetakan dan Pariwisata Kementerian BUMN. (Bersambung)

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement