Namun, kata Taufik, yang saat ini menjadi masalah adalah penumpukan di pintu keluar dari tol tersebut. Oleh karenanya, peningkatan pelayanan harus ditingkatkan kembali oleh para operator tol tersebut.
"Begitu juga Brebes terjadi penumpukan cukup padat terutama keluar Pejagan, ini yang menjadi bagian menjadi perbaikan," tambahnya.
Tidak hanya itu, sambung Taufik, Kementerian PUPR juga meminta operator pelat merah, yakni PT Jasa Marga (Persero) untuk menjemput bola untuk mengantisipasi kepadatan di pintu tol.
"Intinya bagaimana mempersingkat transaksi di gardu tol, itu menjadi target kita," tutupnya.
(Fakhri Rezy)