Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag: Garam Industri Enggak Bisa Dimakan

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2015 |16:43 WIB
Mendag: Garam Industri Enggak Bisa Dimakan
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel tidak ambil pusing dengan banjirnya impor garam industri. Lantaran, pihaknya mengeluarkan izin impor garam atas rekomendasi dari Kementerian Perindustrian yang di mana membutuhkan garam industri untuk kalangan industri.

Dirinya pun menilai tidak akan mengganggu industri garam nasional. Pasalnya, spesifikasi garam untuk industri berbeda dengan garam untuk konsumsi.

"Apa persoalannya? Mengganggu garam konsumsi enggak? Enggak bisa dimakan itu barang (garam industri)," tegas Rachmat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Rachmat pun mempertanyakan produksi garam nasional yang masih belum dapat memenuhi garam untuk industri. Sehingga, dengan impor akan memenuhi kebutuhan garam industri.

"Spesifikasinya beda. Memang sudah bisa diproduksi di dalam negeri? Yang jelas kalau ada produksi dalam negeri ya kita dorong pakai produksi dalam negeri, enggak mungkin dong," paparnya.

Besaran kuota impor garam disesuaikan dengan rekomendasi yang diajukan Kementerian Perindustrian.

"Kalau produksinya naik, kebutuhan naik enggak? itu kan jadi bahan baku. kalau bahan baku naik, kebutuhan naik," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement